Tagged in: nur utami

kumpulan-esai-berbagi-ruang

Berbagi Ruang: Kumpulan Esai Tentang Hal Remeh Temeh

“Layaknya makanan, berbagai tulisan dalam bentuk buku ini ibarat kudapan sore hari menemani minum teh hangat atau kopi pahit di beranda belakang rumah. Ada suasana romantik hendak diciptakan. Tak perlu tergesa-gesa menikmatinya. Santai saja. Maka ketika mulai masuk ke dunia yang menghadirkan berbagai kisah, kita merasakan penulisnya sengaja menyajikan semacam remah-remah kehidupan keseharian. Sebagai remah – remah, kesannya seperti tak penting. Bukankah repihan makanan yang jatuh tercecer dari roti atau kue-kue kering, kerap diabaikan lantaran ia seperti sudah seharusnya begitu?”. Begitu potongan pengantar buku ini yang disampaikan oleh Maman S. Mahayana. Continue reading…