pendakian gunung gede

Pendakian Gunung Gede, Pendakian Akhir Tahun

Alhamdulillah, puji syukur atas kesempatan dan keselamatan yang Allah berikan kepada kami, sehingga bisa mencapai puncak Gede dan kembali dengan selamat ke kosan/rumah masing-masing. Nah sebelumnya, perkenalkan rombongan para pendaki kali ini ada Ozy, Julian, Upay, Eky sepupunya Upay, dan tentunya saya juga ikutan dong. Silahkan menikmati cerita perjalanan kami, cerita pendakian gunung Gede. 

25 Des 2012: Memulai Perjalanan Pendakian Gunung Gede

Sesuai SMS Upay yang kali ini bertindak sebagai pimpinan kelompok, maka semuanya akan kumpul di kosan saya sekitar pukul sebelas siang. Awalnya saya kira dengan kumpul sejam sebelum Dzhuhur maka akan ada waktu sekitar sejam untuk me list ulang dan me-repacking bawaan kami, sehingga kami bisa langsung berangkat menuju daerah Gunung Putri sehabis melaksanakan sholat Dzhuhur. Tapi ternyata, ada sedikit bias komunikasi sehingga beberapa logistik dan perlengkapan belum ada. Jadilah kami harus melengkapi beberapa kelengkapan sebelum meninggalkan kosan saya di daerah kampus IPB sekitar pukul stengah empat sore. Itupun kami masih harus singgah ke tempat penyewaan alat-alat out door yang ada di daerah Mawar deket PGB.

Barulah sekitar pukul setengah lima sore kami benar-benar memulai perjalanan Bogor – Cipanas dengan format semacam touring, ada tiga motor untuk kami berlima, motor matic Upay, trus motor Julian dan yang terakhir Ozy dengan motor Aziz yang saat itu lagi liburan di Kudus.

Sekitar pukul tujuh malam kami sampai di daerah sebelum pasar Cipanas, kurang lebih 500an meter dari pasar. Dan disinilah cerita itu dimulai, motor yang di kendarai Ozy tidak mau lagi hidup. Selanjutnya adalah drama mendorong motor hingga sampai akhirnya di depan pasar Cipanas, sambil mendinginkan motor, cari makan, tempat sholat (yang akhirnya tidak ketemu yang memungkinkan) dan tentunya toilet. Dari ajang keliling pencarian toilet plus sedikit sapaan sok akrab dari tante-tante malam inilah fakta baru terbuka, bayangin aja toilet umum dengan gaya pintu berjejer berhadap-hadapan, satu sisi (kalo gak salah sekitar lima bilik) memang berupa toilet, namun sisi sebaliknya berdasarkan invertigasi intip-intip ternyata berupa kamar tentunya dengan pintu yang masih berhadapan langsung dengan pintu bilik wc. Anda sudah bisa menduga kan? :D. Satu lagi, ini beneran toilet berada tepat di belakang pos polisi.

pendakian gunung gede

bekal hidup beberapa hari selanjutnya

Setelah sudah cukup merasa kenyang dan letih sudah hilang, dan dengan asumsi motornya sudah dingin dan siap kembali dijajal kami berniat segera naik menuju pos. Ternyata eh ternyata, motor hitam pinjaman dari Aziz bukan bermasalah di dinginnya, tapi memang ada sedikit krusakan di bagian produksi listriknya (buzy). Kembalilah drama bergantian mendorong motor sambil menggendong keril maupun daypack masing-masing mencari bengkel yang terdekat buka sekitar pukul sembilan malam. Harus mendorong sekitar satu kilometeran untuk mendapatkan bengkel yang buka diwaktu seperti itu, kemudian barulah perjalanan dilanjutkan menuju pos Gunung Putri sekitar pukul sepuluh malam, mengambil jalur yang ada di sebelah kanan jalan (dari arah puncak) tepat sebelum kompleks istana Cipanas. Nah kalo jalur setelah masuk jalur tadi itu langsung aja ke kiri begitu ketemu pertigaan pertama, kemudian ke kanan, setelah itu ke kanan, trus ke kanan lagi, begitu petunjuk dari mas-mas disana. *absurd

Sampai di pos Gunung Putri, kami langsung berurusan dengan petugas penitipan motor yang juga adalah penduduk setempat. Lumayan 50 ribu/malam untuk tiga motor. Selanjutnya ke masjid terdekat, bersih-bersih dan tentu saja sholat. Kalau gak salah, sekitar pukul 12an tengah malam nih, langi lumayan dingin, apalagi pas nyentuh air kolam masjid. Habis baringan sejenak di masjid, barulah kita kembali ke tempat penitipan motor yang ternyata kita juga di persilahkan tidur di teras rumah warga agar pendakian besok pagi cukup energi.

Besok kita sambung[annya] lagi ya, mau belajar dulu buat UAS.

* Foto by Ozy

5 Comments on "Pendakian Gunung Gede, Pendakian Akhir Tahun"

  • aslm wr wb….wah kapan nih ada jadwal naik lagi,, saya orang cipana tapi seumur hidup baru sekali naik gede pangrango, dan masih belum pengalaman (anak rumahan) whaaaa >.<
    kalo ada kesempatan mohon konfirmasinya ya,, pengen ikut (ini no.sy 0898 7575 019) hatur nuhun
    'Wilman

    • Wa’alaikumussalam… wahhh… gak tau juga tuh kang kapan nanjak ke pangrango lagi. saya mah kalo ada yang ngajak dan waktunya pas ya ikut aja. :)

  • Motor gw emang menambah sensasi.. jangan kapok gan.. :p

Hai, would be nice if you leave a reply. :D