Tragedi Kemanusiaan

Sebuah tragedi kemanusiaan yang telah lama diprediksikan akan terjadi benar-benar menjadi kenyataan. Sebuah tragedi yang menggemparkan seisi sekolah. Sebuah tragedi yang menelan ± 40 orang korban dari kalangan siswa SMUNEL sendiri. Semua korban yang berjenis kelamin laki-laki ini dibantai dan dianiaya tanpa ampun. Bagian kepala korban terlihat hancur tak jelas apa bentuknya. Salah satu bagian dari kepala mereka dipotong dan dicincang menggunakan senjata tajam sejenis gunting.Bahkan di kelas XII IPA 2 yang siswa identik dengan manusia-manusia polos tanpa dosa malah menjadi penyumbang korban terbanyak dalam tragedi kali ini. Continue reading…

Benua Amerika ditemukan oleh Orang Bugis Makassar

Tahu tidak? Siapa yang paling sangat amat pertama menemukan Benua Amerika? Yuup, Kalau ada yang jawab Americo bla…bla??? atau Vasco daGama. Keduanya salah, Mereka bukan orang yang paling sangat pertama menemukan Benua Amerika. Mengapa demikian?. Sesungguhnya jika ditelisik kembali, ternyata benua Amerika ditemukan oleh orang Bugis Makassar.

Continue reading…

Penemu dan Pengguna Wireless Pertama di Dunia

Pagi ini disebuah gedung pemerintahan di Jepang sedang diadakan pertemuan antara tiga orang Menlu dari Amerika Serikat, Jepang, dan Menlu Indonesia. Mereka akan memaparkan kehebatan teknologi bangsanya masing-masing pada zaman dahulu kala. Berikut pembicaraan ketiga Menlu;Menlu AS: (dengan sikap sombong) Saya rasa, dari dulu kami bangsa Amerika memang telah memiliki teknologi tinggi. Continue reading…

Indonesia Keren

Ada banyak hal yang sangat membanggakan dari sebuah bangsa yang bernama Indonesia. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:Indonesia-ku sangat berdaulat. Sampai-sampai para pemimpinnya tidak terpengaruh oleh nasib yang dialami rakyatnya. Keputusan mereka tidak boleh diganggu gugat. Tapi, kedaulatannya diatur oleh negara Adidaya.Indonesia-ku sangat kaya akan Sumber Daya Alam. Continue reading…

Inikah Cita-cita Kartini???

Hari ini kita sedang memperingati hari Kartini, beliau yang telah berjuang untuk mengangkat derajat perempuan-perempuan Indonesia pada masa penjajahan. Dimana beliau menginginkan agar perempuan mendapatkan hak pendidikan seperti yang didapatkan para Pria. Beliau berpendapat bahwa perempuan juga bisa berkembang dan mampu diandalkan selain sebagia Ibu Rumah tangga yang hanya memasak dan menjaga anak-anak.

Continue reading…