Oleh-oleh dari Islamic Book Fair Bogor 2011

Alhamdulillah akhirnya selesai juga UAS untuk semester tiga ini. Semoga hasilnya keren dan transkrip semster tiga tetap rapi bahkan semoga lebih rapi dari transkrip semster sebelumnya. Oh yah, disela-sela UAS kemarin, dimana saat UAS masih menyisahkan dua mata ujian saya bersama seorang teman-sebut saja Papang- menyempatkan diri untuk hunting buku ke Masjid Raya Bogor, di Baranangsiang.

Sebenarnya sih beberapa hari sebelum UAS dimulai, atau tepatnya ketika opening Islamic Book Fair Bogor 2011 kami bersama teman yang satu lagi-sebut saja Thoriq- sudah pernah berkunjing kesana. Tapi yah, namanya mahasiswa, kami cuma berkunjung. Dan hany si Thoriq yang memborong dua buah buku. Oh yah, saya lupa, dihari pertama itu saya juga sempat membeli satu buku kecil. Sementara Papang sendiri tidak membeli apa-apa, karena niat awal kami kesana memang hanya untuk melihat-lihat judul buku. Untuk pembeliannya kami pikir sebaiknya ketika penutupan atau hari terakhir book fairnya. Dengan harapan diskonnya dihari pertama akan lebih didiskon lago ketika penutupan.
islamic-book-fair-bogor
Demi buku murah tapi tidak murahan, akhirnya saya dan Papang benar-benar mengggunakan sela-sela ujian untuk mengunjungi closing Islamic Book Fair. Kali ini tanpa Thoriq.

Dan sesuai harapan, diskonnya didiskon lagi. Saya benar-benar memborong buku. Sementara Papang hanya membeli sebuah buku tebal hardcover warna hijau cerah. Meskipun satu, tapi jika dibandingkan dengan semua buku yang kami bawa pulang dari IBF, buku satu-satunya yang dibeli Papang lah yang paling mahal. Judulnya adalah Enjoy Your Life!, ditulis oleh Dr. Muhammad Al-‘Areifi.

Kami sempat tiga kali mengelilingi stand IBF hanya untuk mencari Manhaj Haraki (oleh Syaikh al-Ghadban) yang memang sudah lama ingin saya baca dan miliki. Akhirnya dengan bantuan seorang adik kelas saya bisa menemukan buku tersebut yang ternyata berada di stand terpisah, tepatnya dibagian luar arena utama. Karena uangnya tidak mencukupi, saya hanya dapat membeli yang jilid 1 saja. Selain itu, saya juga membawa pulang dwilogi Kang Habib yang sudah lama saya cari, dan ternyata masih diproduksi, apa lagi kalu bukan “Pudarnya Pesona Cleopatra”, dwilogi yang pertamakali “memperkenalkan” saya dengan sang novelis spesialisasi latar Mesir itu. Dwilogi yang hampir membuat saya menangis ketika kelas dua SMA, karena kisahnya yang “wahhhh”, untung waktu itu saya segera sadar kalau saya bukan wanita, jadi nangisnya di cancel deh.

Lalu buku ketiga yang saya bawa pulang, meskipun sudah pernah saya baca saya tetap beli, karena buku ini merupakan asal muasal Manhaj Haraki disusun, apalagi kalu bukan Sirah Nabawiya yang ditulis oleh Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfury.

Dan berhubung liburan kali ini saya tidak pulang ke kampung halaman, jadilah Manhaj Harki Jilid 1 menjadi bagian utama dari liburan saya kali ini. Lumayan, bukunya memang cukup tebal dan kalu boleh saya mengatakan, buku tersebut tersebut termasuk bacaan yang berat dan harus hati-hati dalam memahaminya. Dan ada info yang saya dapat dari salah seorang penjaga stand, katanya nanti International Islamic Book Fair 2011 akan dibuka pada tanggal 3 Maret. Semoga bertepatan dengan adanya uang untuk membeli MH Jilid 2.

Hai, would be nice if you leave a reply. :D