lawang-sewu-semarang

Mengulik Lawang Sewu, Salah Satu Ikon Wisata Semarang Yang Unik

Apa yang ada di dalam benakmu ketika mendengar kata Lawang Sewu? Pasti ada bayangan tentang tempat yang horor, berhantu dan menyeramkan. Nggak salah, karena selama ini banyak yang menyebut bahwa bangunan peninggalan Belanda ini sebagai tempat yang angker.

lawang-sewu-semarang

source:lintas24.com

Padahal sesungguhnya, Lawang Sewu tidak seseram yang dibayangkan orang. Banyak sisi menarik dari tempat ini dan layak dijadikan salah satu destinasi bila ingin jalan-jalan ke Semarang.

Tidak Memiliki Seribu Pintu

Tak seperti namanya, Lawang Sewu yang berarti seribu pintu, ternyata tidak memiliki seribu buah pintu di bangunannya. Bangunan dua lantai yang selesai dibangun pada tahun 1907 ini disebut Lawang Sewu karena memiliki pintu yang sangat banyak, dengan jendela-jendela yang tinggi dan lebar di seluruh bangunannya.

Jendela-jendela ini pula yang membuat masyarakat setempat menyebut tempat ini sebagai Lawang Sewu. Karena ukuran jendelanya lebar, nyaris menyerupai pintu dan jumlahnya banyak.

lawang-sewu-semarang

source:intisari.grid.id

Kantor

Dulunya, Lawang Sewu adalah kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Setelah masa kemerdekaan, bangunan ini digunakan sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) yang menjadi cikal bakal PT Kereta Api Indonesia.

Masa berganti, Lawang Sewu pun beralih menjadi Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer, Kanwil Kementerian Perhubungan Jawa Tengah, lalu sekarang difungsikan sebagai museum sejarah. Namun pemilik bangunan ini tetap PT KAI, dan bekerjasama dengan pemerintah Semarang untuk melindungi bangunan bersejarah ini.

Jam Buka

Wisata Lawang Sewu dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 sampai 21.00 WIB. Kawasan ini dibuka untuk umum, tanpa batasan usia. Semua bisa menjelajahi Lawang Sewu dan tersedia guide yang akan mengantar berkeliling ke seluruh bangunannya.

lawang-sewu-semarang

source:ontripers.com

Wisata Sejarah

Tempat wisata di Semarang yang satu ini sebenarnya lekat dengan kisah sejarah perjuangan bangsa ini dalam meraih kemerdekaan Republik Indonesia. Dulu di Lawang Sewu pernah menjadi lokasi peperangan berdarah yang menewaskan banyak prajurit.

Di ruang bawah tanahnya, dulu banyak pemuda Indonesia dibantai oleh penjajah. Inilah salah satu sebab mengapa kemudian Lawang Sewu disebut sebagai bangunan yang angker, karena pernah ada pembantaian, baik tentara Indonesia maupun Belanda di tempat ini.

Mudah Dijangkau

Lawang Sewu menjadi salah satu tempat wisata di Semarang yang paling mudah dijangkau. Lokasinya berada di tengah kota, tepatnya di Komplek Tugu Muda, Jl Pemuda, Sekayu, Semarang.

Tak sulit menemukan bangunan yang memiliki dua menara menjulang ini di antara gedung-gedung lain di sekitarnya. Tempat ini pun selalu ramai setiap hari oleh wisatawan yang datang ke sana, penasaran dengan keangkeran Lawang Sewu yang sudah melegenda.

lawang sewu

source:flickr.com/adivlado

Wisata Mistis Dilarang

Meski aura mistis menjadi salah satu daya tarik di Lawang Sewu. Namun sejak tahun 2016 lalu, wisata mistis dilarang dilakukan di Lawang Sewu.

Tak ada lagi pemandangan seram dan misterius di malam hari. Lawang Sewu sudah berbenah dan menjadi tempat yang cantik di malam hari, lengkap dengan lampu-lampu yang menerangi seluruh sudut bangunannya yang megah.

Jika dulu banyak acara televisi yang memakai tempat ini sebagai lokasi syuting acara mistis, sekarang pemandangan itu tak akan dijumpai lagi. Lawang Sewu kini ingin lebih dikenal sebagai tempat wisata sejarah, dengan kisah perjuangan dari para pahlawan yang patut dikenang dan bangunan kuno yang harus dilestarikan keindahannya.

Datang malam hari pun, Lawang Sewu sudah tak lagi menyeramkan. Justru cantik sekali ketika matahari sudah terbenam. Liburan ke sana yuk!

Hai, would be nice if you leave a reply. :D