Cita-Citaku – The Panas Dalam Band

Cita-citaku ingin menjadi polwan
mana mungkin aku hanya lelaki
Oh tuhan tolong hambamu
Aku ak sudi jadi bapak polwan
Cita-citaku ingin jadi bu Ahmad
mana mungkin aku hanya lelaki
oh ibu jangan paksa aku
aku tak sudi jadi bapak Ahmad

REFF:

sedih hatiku sedih
terlahir sebagai seorang lelaki
Oh tuhan tolong hambamu
terlahir sebagai seorang lelaki
Oh ibu jangan paksa aku
ini bukan jaman Siti Nurbaya
lagi

“Seandainya aku boleh memilih sebelum dilahirkan. Alangkah enak menjadi perempuan. Hanya tinggal membuka aurat, dan lelaki? bekerja keras untuk mendapatkannya”

Cita-citaku ingin menjadi tomboy
mana mungkin aku hanya lelaki
Oh tuhan tolong hambamu
aku tak sudi jadi lelaki tomboy
Cita-citaku ingn jadi lesbian
mana mungkin aku hanya lelaki
Oh ibu jangan paksa aku
aku tak sudi menjadi homoseks

back to Reff.

“Di mana ada kemauan, di sana ada jalan. di mana ada kemaluan, di sana ada persoalan!”

Gimana??? udah bacanya??? gimana liriknya?
Lucu, menarik, menjijikkan atau malah mengharukan….?
Itu terserah anda mau menilainya bagaimana.
Yang pasti, lagu ini mulai saya dengar sejak saya selesai meng-unduhnya (secara **legal). Ini bermula dari aktifitas saya beberapa minggu lalu. Dimana saya sedang sibuk-sibuknya membaca buku karangan Prof. Dr. H. Pidi Baiq yang berjudul DRUNKEN MONSTER dan DRUNKEN MOLEN.

gambar dari winalifeon.wordpress.com

Gini,
Di sampul buku itu terdapat profil sang penulis. Di profil itu dicantumkan bahwa si penulis adalah seorang vokalis dari sebuah band bernama The Panas Dalam.

Nah, kebetulan ataupun memang sudah ditakdirakan.

Bukunya saja sudah sehancur dan sefantastik ini, bagaimana dengan lagu-lagunya???

Itulah pertanyaan bernada penasaran yg langsung muncul dibenak tatkala saya mengetahui bahwa si Prof Pidi ini mempunyai band.

Sejak saat itu saya bersama Rahmat dan Ulla’, melakukan berjuang mendapatkan lagu berjudul Cita-citaku yang disusul oleh lagu-lagu TPD lainnya.

Lirik-liriknya menggelitik dan sangat kritis terhadap kehidupan sosial masyarakat Indonesia saat lagu itu diciptkan.

2 Comments on "Cita-Citaku – The Panas Dalam Band"

Hai, would be nice if you leave a reply. :D