ulasan buku kode untuk republik

Kode Untuk Republik; Peran Sandi Negara di Perang Kemerdekaan

Kode Untuk Republik– Belanda menyerang Magoewo dan Yogyakarta jatuh. Sebagai bagian dari pelaksanaan Perintah Siasat No. 1/1948 mengenai langkah-langkah bumi hangus maka Kepala Dinas Kode dr. Roebiono Ketopati memerintahkan agar semua dokumen rahasia dibakar. Saat pasukan Belanda sampai di jembatan Gondolajoe, aksi cepat juga dilakukan oleh Kapten Santoso selaku Kepala Bagian Pendidikan Dinas Kode. Ia memberi petunjuk yang dapat digunakan oleh para perwira sandi (sandiman) saat akan meninggalkan Yogya. Sejak saat itu, 19 Desember 1948, semua informasi rahasia akan dijalankan oleh para sandiman dari sebuah rumah di desa Dekso, tepi barat Kali Progo di kaki bukit Menoreh.

Di Bukittinggi, sebelum Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) terbentuk, lapangan Udara Gadut sudah terlebih dahulu diserang Belanda. Sehari sebelumnya radio penerima dan pengirim kode telah dipindahkan ke lapangan udara Piobang. Seiring pembentukan PDRI, maka petugas radio dan sandiman Dinas Kode ikut berpindah-pindah di rimba raya Sumatera Barat. Setelah hubungan radio dengan Jawa terbangun, maka nasib Republik akan ditentukan oleh kkode-kode yang dikirimkan dari kantong gerilya di Jawa, diteruskan oleh PDRI di Sumatera hingga menjadi alat diplomasi bagi para perwakilan Republik Indonesia (RI) di luar negeri.


Kode untuk Republik dan Simpul Sejarah yang Hilang

Sejak sekolah dasar hingga menengah kita tidak pernah absen dari mata kuliah sejarah. Selama itu pula kita menyerap informasi bagaimana kemerdekaan Republik bisa tercapai bahkan bisa di pertahankan dari upaya-upaya penjajahan kembali oleh Belanda dkk. Yang umum kita ketahui, saat itu kemerdekaan dicapai tidak lepas dari perjuangan melalui jalur militer dan diplomasi yang berjalan secara paralel. Dari rimba raya seluruh wilaya Republik, perjuangan dengan jalur militer dilakukan para gerilyawan Republik dengan persenjataan terbatas. Sementara itu di atas meja-meja perundingan baik di dalam maupun luar negeri, lobi-lobi dan counter opinion juga terus dilakukan para founding fathers negeri ini.

ulasan buku kode untuk republikHanya sedikit, atau bahkan mungkin belum ada buku sejarah yang menjelaskan bagaimana aksi militer dan diplomasi ini bisa sinkron seiring sejalan dalam mencapai dan mempertahankan kemerdekaan republik Indonesia. Simpul sejarah yang hilang inilah yang coba diangkat Pratama D Persadha dalam buku Kode untuk Republik — Peran Sandi Negara di Perang Kemerdekaan.

“Ada benang merah antara kerahasiaan dan kemerdekaan, di Indonesia kita menyebutnya Sandi Negara.” Hal. 206

Dalam buku Kode Untuk Republik, penulis yang juga seorang pegawai di Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) menceritakan dengan gamblang bagaimana peran Lemsaneg yang saat itu masih bernama Dinas Sandi dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Salah satunya adalah peran Dinas Sandi saat terjadinya agresi milter Belanda ke-2. Saat itu, Dinas Sandi menjadi bagian penting yang mensinkronkan gerakan perjuangan gerilyawan di seluruh rimba raya Indonesia dengan para pejabat PDRI di Sumbar serta para perwakilan RI yang ada di luar negeri.

Selain tentang seluk beluk dan sejarah Dinas Sandi / Lemsaneg, buku Kode Untuk Republik juga mengupas sejarah dinas sandi milik Belanda dan sekutu serta dinas sandi Jepang sebelum masa kemerdekaan. Bahkan ada satu bagian khusus yang membahas sejarah perkembangan kriptografi sebagai bagian utama dari ilmu persandian sejak zaman pra islam. Buku ini sangat saya rekomendasikan bagi anda yang; penggila sejarah, military enthusiast, James Bond wanna be, dan juga social climber di forum-forum militer maupun sejarah.

Pola pembangunan dunia kriptografi masih sama selama 2000 tahun terakhir. Ada user yang membutuhkan kerahasiaan, elit cerdas yang mengkodefikasi, dan publik yang tidak menyadari apa yang terjadi. — Kode Untuk Republik, hal. 204.


Sedikit catatan;

  • bukunya ada bonus CD tapi saya belum nononton sih,
  • terus pembatas bukunya juga lucu, semacam teka-teki pake sandi. buat nyelesaiinnya sudah ada petunjuknya di web resmi Kode Untuk Republik [http://www.koderepublik.com/tutorial-code-maker-buku-kode-untuk-republik/].

2 Comments on "Kode Untuk Republik; Peran Sandi Negara di Perang Kemerdekaan"

Hai, would be nice if you leave a reply. :D